Pages

Ads 468x60px

Labels

Sunday, May 4, 2014

Vaksin Cervarix

Udah lama juga ya, saya ga sharing di blog ini. Lumayan bikin kaku ternyata. Jangan bilang-bilang ya, sebetulnya saat saya menulis ini, entah udah berapa kali saya tekan tombol backspace. :D

Kali ini saya mau sharing mengenai vaksin cerparix atau vaksin anti kanker serviks. Kanker serviks atau kanker mulut rahim ini masih menjadi kanker terbanyak yang menyerang wanita. Tanda-tanda awal mungkin tidak dapat kita deteksi secara dini. Banyak ditemukan saat fasenya sudah mencapai stadium lanjut.

Selain dengan papsmear setiap minimal 1 tahun sekali sebagai cara untuk mendeteksi dini gejala kanker, kita juga bisa mencegahnya dengan vaksinasi. Vaksin itu proses penyuntikan zat antigen yang menyerupai virus(tapi bukan virus)ke dalam tubuh kita. Tujuannya agar tubuh kita mengenali antigen tersebut, sehingga tubuh kita bisa membuat zat antinya. Dengan dilakukan vaksinasi setidaknya dapat mengurangi terjadi kanker serviks sampai 70%.

Vaksin cervarix ini disuntikkan 3x. Antara suntikan ke 1 dan ke 2 jaraknya 1 bulan. Terus dari suntikan ke 2 dan ke 3 jaraknya 4 sampai 5 bulan.

Suntikan pertama saya waktu itu bulan Maret. Bagaimana rasanya..? hmm lumayan.. Menurut saya nih ya, beda dari suntik2 lainnya. Jadi pas obatnya disuntikkan ke tubuh kita itu rasanya kalo di bahasa sunda mah, karaos peureusna teh.. Terus besoknya di bekas suntikan kerasa pegal, linu kalo tangan diangkat. oiya, suntiknya di lengan atas. Kata dokter sih bisa kena demam jg. Tp alhamdulillah saya ga demam. nyerinya cuma bbrp hari, abis itu udah normal lagi.

Suntikkan ke 2 bln April. Peureusnya teuteup..pegel linu nya ga begitu parah kaya yang ke 1 ah.. 2 harian aja kerasanya. Pas suntikan ke 2 ini, saya lagi flu. Tapi kata dokter,"It's Ok..asal tidak lagi demam."

Suntikan ke 3 rencananya bulan September. Semoga saja nanti saya diberikan kesehatan dan tidak ada halangan apapun. Soalnya kalo lewat dari jadwal yang ditentukan, kan sayang harus ngulang lagi.

Biaya per vaksin sekitar 750rb-an. Waktu itu saya vaksin di salah satu rumah sakit ibu dan anak di Bandung. Total dengan biaya dokter, biaya jasa suntik & biaya vaksin sekitar 1 jutaan.

No comments:

Post a Comment